Ingin Memajukan Kualitas SDM, FORDORUM Kerjasama dengan SEAMOLEC

Ingin Memajukan Kualitas SDM, FORDORUM Kerjasama dengan SEAMOLECKota Bekasi, spiritnews.co.id – Dalam rangka meningkatkan kinerja dan professionalitas Forum Dosen, Guru dan Masyarakat (FORDORUM) terus mengembangkan kerjasama dengan berbagai lembaga baik negeri mau swasta.
Kali ini FORDORUM melaksanakan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan SEAMOLEC, Jumat , (11/10/2019).
Ketua FORDORUM, Sri Watini, mengatakan, setelah FORDORUM dan SEAMOLEC menandatangani MoU, maka program-program antara kedua belah pihak dapat dijalankan secara bersama-sama yang tentunya saling menguntungkan.
“Yang paling utama adalah sama-sama ingin memajukan kualitas sumber daya manusia (SDM) secara professional,” kata Sri dalam rilis yang diterima spiritnews.co.id, Sabtu (12/10/2019).
Diakuinya, kegiatan ini tentunya akan berkolaborasi dengan semua pihak baik lembaga pendidikan formal, informal, non formal dari semua jenjang dari PAUD sampai Perguruan Tinggi, lembaga pemerintahan, swasta serta industri.
“FORDORUM akan mengajak kolaborasi dengan semua komponen seperti para dosen dalam rangka menjalankan tugas Tri Dharma-nya, guru serta para tokoh masyarakat,” katanya.
Ia berharap FORDORUM dapat dijadikan sebagai wadah bagi para innovator, para cendikiawan inteletual, penggerak kewirausahaan, para milenial, dan lain-lain dalam mengembangkan visi dan misinya untuk kesejahteraan, kemaslahatan bangsa Indonesia yang beraklaq mulia, berintelektual, bermartabat dan bermakna bagi kehidupan manusia.
“Untuk lebih meningkatkan kerjasamanya dalam bidang pendidikan tinggi semoga FORDORUM dapat bersinergi dengan para dosen di setiap kampus,” ujarnya.
Dikatakan, SEAMOLEC yang sudah besar serta telah memiliki anggota banyak seperti Negara Brunei Darussalam, Camboja, Indonesia, Lao PDR, Malaysia, Myanmar, Phillippines, Singapur, Thailand, Timor Leste, Vietnam, Australia.
Negara lainnya adalah Canada, France, Germany, Netherlands, New Zealand, Spain, United Kingdom serta anggota afiliasi International Council for Open and Distance Learning (ICDE), The British Council dan Universitas Terbuka.(rls/sir)


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.